Selasa, 31 Desember 2013

Agustus 2009. Saat aku sedih dan patah hati karenamu.
Sekarang, di penghujung akhir tahun 2013. Tepatnya bulan Desember 2013. Aku jatuh pada perasaan yang sama dengan dahulu. Tepat saat tatap pertama ketika kita bertemu. Aku tidak bisa mengerti, semuanya terjadi begitu saja. Dulu, aku percaya perasaan ini hanyalah angin lalu, tak lebih dari cinta ABG yang baru belajar mengenal hubungan antar lawan jenis. Tapi sekarang? Rasanya seperti nyata. Aku tau aku nggak bisa membiarkan perasaan ini lebih jauh. Siapalah aku? Aku yakin aku bukanlah siapa - siapa di mata dan hatimu. Tak lebih dari sekedar teman. Aku nggak bisa membiarkan perasaan ini tumbuh lagi ke permukaan karena rasanya semua sangat tidak mungkin. Bukan hanya karena umur kita yang terpaut begitu jauh, tapi juga segalanya.
Kamu, sosok yang pernah aku rindukan, dan ternyata kini ada dihadapanku. Tapi rasanya begitu jauh, meskipun aku ada di pelukanmu. Aku mati kutu tau? Rayuan, gurauan dan candaan yang biasanya bisa aku layangkan dengan mudah pada teman - temanku, semua serasa beku. Aku kesulitan mengekspresikan perasaanku, aku kehilangan kata. Ada sejuta keinginan yang ingin aku lakukan, tapi aku tidak bisa. Aku takut, aku tidak berani. Aku takut perasaan ini semakin menjadi. Perasaan yang bahkan tidak aku mengerti.
Mau tau? Aku sebenarnya ingin mengecup bibirmu saat membangunkanmu dari tidur. Aku sebenarnya ingin memelukmu saat disampingmu. Aku sebenarnya ingin mencium tanganmu saat kamu hendak pergi kerja. Cuma rasanya sungguh tidak pantas untuk dilakukan. Sehingga aku menahan diri.
Aku yakin aku terlalu berharap, terlalu jatuh pada sapaan sayang yang kamu tujukan padaku. Aku hanya berusaha yakin, ucapan sayang itu biasa juga kamu tujukan pada perempuan lain. Sehingga mencegah perasaan ini untuk tumbuh. Ah sudahlah, masih banyak yang ingin aku tumpahkan disini, cuma Bayu dari tadi ganggu :) haha. Kapan - kapan aku lanjut lagi. Lusa aku pulang, aku pasti akan merindukanmu. Bahkan saat ini saja aku sudah rindu :p